Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Penyidik Polres Pelalawan Konfrontir Saksi Dengan Korban KDRT

Sona Halawa
Selasa, 20 Apr 2021 04:53 WIB | dilihat: 8536 kali
Foto: Hendri Siregar SH saat hadiri praperadilan yang ditunda PN Pelalawan

Pelalawan, Newsokemedia.com -Korban KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) kembali dipanggil oleh penyidik Polres Pelalawan Selasa (20/4/2021). Pemanggilan korban kali ini untuk melakukan konforotir dengan saksi yang melihat kejadian di TKP (tempat kejadian perkara).

Sesuai dengan panggilan terhadap korban surat No. S. Pgl/89/IV/2021/Reskrim, ditujukan kepada Itdayani. Dalam surat itu meminta Itdayani untuk menghadap Bripka Adek Furwanto di kantor Polres Pelalawan di Jl. Arrya Guna No. 1 Pangkalan Kerinci Pada Selasa 20 April 2021 untuk didengar keterangannya selaku saksi sehubungan tindak pidana melakukan KDRT dan penganiayaan terhadap korban, yang terjadi pada Selasa 16 Februari 2021 lalu di KBC Ramayana Pangkalan Kerinci. Dalam surat itu juga korban diminta sekalian untuk membawa anaknya bernama Razi Hanan Rusdiansyah Al-Fatih yang juga merupakan saksi dalam kejadian itu.

Korban KDRT Itdayani bersama anaknya, didampingi oleh pengacaranya Hendri Siregar SH memenuhi panggilan penyidik Polres Pelalawan. Sampai di kantor Polres Pelalawan, Itdayani bersama pengacaranya langsung menghadap penyidik PPA di ruangan unit IV, Reskrim. 

Beberapa menit kemudian, terlihat hadir juga dua orang diduga sebagai saksi yang melihat kejadian di TKP. Setelah disuruh menunggu beberapa menit diluar ruangan, kedua orang tersebut langsung dipanggil keruangan penyidik. Meskipun terlihat pihak korban sudah dipertemukan dengan dua orang saksi tersebut, namun hasilnya tidak dapat diketahui.

Selesai dari ruangan penyidik,  Hendri Siregar SH menyampaikan bahwa pemanggilan hari ini untuk mengkroforontir klien saya dengan dua orang saksi yang melihat saat kejadian. Penyidik melakukan itu atas petunjuk dari pihak Kejaksaan Negeri Pelalawan. Sehingga Hendri Siregar mengapresiasi pihak Kejaksaan Negeri Pelalawan yang terlihat melaksanakan tugas lebih profesional dalam menangani perkara tersebut. 

Hendri Siregar menambahkan, praperadilan yang juga telah dijadwalkan oleh Pengadilan Negeri Pelalawan terkait dengan perkara KDRT tersebut ditunda sampai 27 April 2021 besok. Hari ini pihak Polres Pelalawan selaku termohon tidak hadir sehingga kembali dijadwalkan oleh Pengadilan Negeri Pelalawan hingga Minggu depan, jelasnya. (Sona)

 

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2020 news oke media
All right reserved